Saturday, 23 November 2013

Tiramisu

delicious casual tiramisu


Kalori total : 2600 kal
Kalori per sajian : 325 kal

Awalnya bikin tiramisu, karena aku menemukan keju mascarpone yang ada label halalnya, merk Yummy, wuihh senengnya bukan main, secara di Balikpapan cukup susah menemukan bahan kue yang aneh-aneh (terutama produk dairy) dan ada label halalnya lagi (jadi teringat pengalaman mencari sour cream ga nemu2). Sebagai info, produk Yummy juga menyediakan sour cream (yang langka itu), cream cheese, dan yoghurt low fat dengan label halal. Seneng banget deh pokoknya kayak nemu emas ^__^.


 
Resep tiramisu yang kubuat ini mencomot dari sini, yang resep aslinya (untuk sponge cake) dari Mbak Ricke (again) di sini, dan resep tiamisunya dari NCC di sini. Kelihatannya emang ribet, tapi percayalah, hasilnya lezat banget, gak nyesel deh, kecuali lagi diet ketat seperti aku yang terpaksa harus menggigit seujung kuku aja hiksss…

Karena aku sedang tidak punya stock biscuit jari / lady finger, jadi untuk penggantinya aku pakai sponge cake cokelat resep dari Mbak Ricke, dan untuk polesan krim aku pakai resep NCC (njiplak dari sumbernya).

Berantakan tapi lezaatt
 
Resep Sponge Cake Cokelat (Pengganti Lady Finger)

Bahan :
4 butir telur (ukuran sedang)
60 gr gula halus
1 sdt emulsifier
½ sdt vanilla pasta
55 gr tepung terigu protein sedang
15 gr cokelat bubuk
10 gr tepung maizena
1 sdm susu bubuk full cream
50 gram butter
35 Dark Cooking Cocholate (DCC) cincang
1 sdt pasta cokelat (optional)

Cara Membuat
1.       Sediakan Loyang diameter 20 cm (aku memakai Loyang loaf 20 x 10 x 7), olesi butter / margarine dan alasi dengan kertas roti
2.       Panaskan oven 180oC.
3.       Lelehkan DCC dengan cara ditim atau dimasukkan microwave bersama dengan butter / margarine. Sisihkan.

 
4.       Campur dan ayak tepung terigu, cokelat bubuk, tepung maizena dan susu bubuk. Sisihkan.
5.       Kocok dengan mixer kecepatan tinggi : gula halus, telur, emulsifier dan vanilla hingga kental berjejak.



6.       Tambahkan dengan bahan kering (no.2) dan kocok dengan mixer kecepatan rendah hingga tercampur rata atau aduk dengan teknik aduk balik menggunakan spatula.

 

7.       Matikan mixer.
8.       Tambahkan lelehan DCC + butter dan pasta cokelat, lalu aduk dengan spatula dengan menggunakan teknik aduk balik hingga rata.


 
 

  9.       Tuang adonan ke dalam Loyang dan panggang selama lebih kurang 25 menit, atau hingga matang (tes dengan tes tusuk).
 
 

10.   Jika telah matang, keluarkan cake dari oven dan biarkan dingin di suhu ruangan. Lalu lepaskan dari cetakan.
11.   Masukkan dalam kulkas agar keras dan memudahkan pemotongan. Selanjutnya cake dibelah menjadi 3 bagian. Sisihkan.

Untuk membuat tiramisu, sebaiknya anda mempunyai Loyang bongkar pasang atau mika yang dibentuk cetakan (tanpa dasar) jika nantinya cake akan ditampilkan seperti cake potong. Atau bisa juga menggunakan wadah seperti pinggan dengan penyajian ala puding. Bisa juga digunakan wadah gelas / mika mini sehingga tiramisu dicetak dalam ukuran kecil yang cantik. Untuk kasusku, kebetulan karena aku tidak punya Loyang bongkar pasang, jadinya menggunakan cara darurat, makanya kuenya agak berantakan.

Resep Tiramisu :

Bahan :
125 gr keju mascarpone, kocok atau aduk agar pecah dan hancur.
150 ml whipped cream
50 gr gula bubuk
½ sdt essence vanili
2 butir kuning telur
15 gr gula kastor

2 sdm kopi instant, cairkan dengan 100 ml air hangat dan 1 sdm gula pasir
Sponge cake yang telah dibuat sebelumya, dibelah menjadi 3 bagian.

Garnish :
Butter cream / whipped cream kocok
Cokelat bubuk
Cokelat serut

Cara Membuat :

-         Kocok Macarphone agar tidak menggumpal, sisihkan

 
 
  Campur whipped cream dengan gula bubuk dan kocok hingga kental dan kaku. Masukkan kulkas agar tidak meleleh.
Cream merk Anchor telah berlabel halal
 
  
Masukkan kocokan krim ke dalam kulkas agar tidak meleleh
-        Kocok kuning telur, gula kastor / pasir, dan vanilla hingga tercampur rata, lalu lanjutkan dengan mengocoknya di atas panci yang berisi air yang sedang mendidih (mengocok dengan tim). Kocok dengan cepat, hingga warnanya pucat atau hangat. Pengocokan harus cepat, karena jika tidak maka telur akan menggumpal dan mirip telur orak arik.


Kocok telur dan gula hingga tercampur rata, lalu kocok dengan cara di tim di atas panci berisi air yang mendidih

       Setelah kocokan telur hangat dan pucat, angkat dari atas air mendidih, dan lanjutkan mengocok hingga telur mendingin. Sisihkan.
Telur pucat dan kental

-         Keluarkan campuran whipped krim kocok dari kulkas dan aduk dengan keju mascarpone hingga rata. Lalu masukkan kocokan kuning telur dan aduk hingga rata.
Masukkan mascarpone ke dalam krim
Aduk rata  

Masukkan kuning telur
Aduk rata
Ready
 
-        Cara menyajikan / menyusun :

Siapkan Loyang bongkar pasang / wadah kaca atau mika mini untuk tempat tiramisu. Kebetulan saya belum punya loyang bongkar pasang, jadi saya gunakan cara darurat dengan melapisi loyang loaf dengan kertas minyak yang saya tekuk supaya tebal dan menyisakan tepi yang cukup banyak agar mudah diangkat.

Tata 1 buah sponge cake di dasar  Loyang, atau sesuaikan dengan bentuk wadah. 
Potongan sponge cake dari kulkas sebagai pengganti lady finger
Tata 1 lembar cake atau lady finger di dasar oyang
Oles dengan cairan kopi hingga basah. Semakin banyak kopinya semakin asyik. Kalau perlu cairan kopinya juga bisa ditambah.

Oles-oles yang banyak, sedikit disiram juga boleh kalo emang pecinta kopi
Semprotkan / sendokin krim mascarpone di atas cake. Ratakan.
 

Tumpuk lagi dengan cake di layer atasnya, dan olesi dengan kopi hingga basah.

Beri krim mascarpone, dst.
Krim mascarpone bisa juga disisakan untuk topping, jika malas membuat krim kocok seperti saya. Lalu taburi dengan cokelat bubuk dan hias dengan cokelat serut. Masukkan ke dalam kulkas minimal 4 jam.

Taburi cokelat bubuk

Masukkan kulkas minimal 4 jam
Enjoy…..


Monday, 11 November 2013

Krispy Kreme Donuts






Donat??? Sapa sih yang ga suka?? Makanan yang bikin ketagihan ini emang bikin ga bisa berhenti memakannya. Kalau saya ga lagi tirakat menurunkan ber "ton ton" bobot kanan, kiri, depan, belakang, mungkin setiap hari saya akan membuatnya. Namun, ternyata, bukan hanya masalah berat badan yang membuat saya tidak setiap hari membuatnya, tapi masalah "perjuangan" dalam pembuatannya. Bagaimana tidak? Membuat donat berarti menguleni adonan hingga kalis dan menunggu proses pengembangan adonan beberapa kali... capek??? pastinya.. Tapi kesabaran berbuah lezatnya donat...

Saya sudah beberapa kali membuat donat, dari resep tradisional milik bude saya, sampai resep di internet yang katanya lezat... cuma, entah kenapa, saya hingga saat ini pun belum menemukan resep donat yang menurut saya oke banget. Kemarin-kemarin iseng, browsing internet sana sini, dan ketemulah resep ini. Krispy Kreme Donuts yang resep aslinya bisa diklik di sini.

Menurut saya, rasanya enak banget. Krispy di luar, lembut di dalam dan rasanya pas! Lezat banget! Saya sungguh ketagihan sampai lupa kalo lagi diet :P. Cuma saja, karena resep ini menggunakan putih telur dan ga pake kentang, jadinya kalau udah 2 hari (dalam keadaan digoreng) donatnya jadi keras.... Paling sip sih dimakan saat hangat, atau besok paginya oke juga tuh. Saya belum coba kalo misalnya cuma pake kuning telur aja gimana, kali aja judulnya Soft kreme donuts kali ya hehehe. Oya, waktu praktek resep ini saya cuma praktek bikin donatnya aja, ga pake resep glazenya, kalo mau tahu resep glazenya langsung klik di resep aslinya aja. Btw langsung cekidot aja resepnya.....

Krispy Kreme Donuts
 
- 3 (1/4 ounce / 7g) packages yeast (3/4 oz / 21g total) - I used "Rapid Rise" but traditional is fine too, it just affects the rising times. ==> Saya pake 2 bks (@ 12 gram) ragi kemasan, pakai kemasan yang 11 gram-an juga gapapa
- 1/2 cup (120ml) water  (105-115F / 40-46C) ==> saya ganti dengan susu cair
2 1/4 cups (530ml) milk, scalded, then cooled
3/4 cup (169g) sugar
1 1/2 teaspoons salt
3 eggs
1/2 cup (113g) shortening
7 1/2 cups (940g) all-purpose flour ==> all purpose flour atau terigu protein sedang (seperti merk Kompas atau Segitiga Biru)
canola oil for frying ==> saya pakai minyak goreng padat agar donat lebih tidak berminyak dan tidak mudah gosong

Cara Membuat :

- Panaskan susu cair hingga agak mendidih dan segera angkat dari api. Biarkan hangat-hangat kuku. Dari yang saya baca, susu yang tidak dipanaskan mengandung enzym yang dapat menghambat kerja ragi, karena itu memanaskannya dulu adalah proses yang penting.
- Jika susu telah hangat kuku, ambil kira-kira 40 - 50 ml, campur dengan 1 atau 2 sdm tepung terigu, 1 atau 2 sdm gula, dan ragi instan. Taruh di tempat yang agak tinggi seperti gelas ukur karena akan mengalami kenaikan volume. Aduk hingga rata dan diamkan kurang lebih 15 menit.
- Ragi akan naik dengan cepat.
- Siapkan terigu, campur dengan susu, telur, gula, dan campuran ragi. Aduk dengan mixer yang bergagang pengaduk roti atau uleni dengan tangan. Pengalaman saya, jika anda menggunakan cara manual dengan tangan, bersiaplah pegal-pegal jika tidak terbiasa. :)
- Uleni hingga adonan setengah kalis. Lalu campur dengan garam dan shortening. Aduk hingga kalis dan tidak lengket. Di sini saya kurang sabar, sehingga adonan saya tidak kalis sempurna. Hal ini menyebabkan donat saya tidak halus.
- Selanjutnya, diamkan selama 0.5 jam atau sampai dengan 1 jam. Tutup dengan kain.
- Adonan akan mengembang 2 - 3 kali lipat.
- Kempiskan adonan. Bedaki dengan tepung terigu dan gilas di atas permukaan bertabur terigu. Gilas setebal kurang lebih 1 cm. Jika terlalu tebal, donat akan tinggi. Lalu cetak dengan cetakan donat. Kalau saya karena tidak memiliki cetakan donat, maka saya pakai cetakan seadanya.
- Selanjutnya, taruh di atas permukaan yang bertabur terigu (tabur yang agak tebal karena akan lengket) atau permukaan yang diberi minyak (cara yang ini lebih ampuh). Tutup dan diamkan hingga 30 s/d 40 menit. Hal ini penting, karena akan membuat donat megembang saat digoreng. Jika anda ingin menyimpan adonan untuk dibuat sarapan besok pagi, masukkan adonan ke dalam kulkas, atau dalam freezer (dalam freezer bisa tahan lebih lama). Esok paginya, keluarkan adonan, diamkan kurang lebih 10 hingga 15 menit dan adonan akan mulai mengembang. Lalu goreng.
- Donat yang telah didiamkan 30 s.d 40 menit akan mengembang kembali dan siap untuk digoreng. Goreng dengan api kecil hingga kuning kecoklatan. Angkat dan tiriskan. Beri topping sesuai selera,